Pedagang Asongan di Cirebon Blokir Rel Kereta Api
KOTA CIREBON (89,2 CR) - Kebijakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang melarang adanya pedagang asongan di area stasiun, terus menuai protes. Di Kota Cirebon, protes disampaikan ribuan pedagang asongan dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon , Senin (14/1).
Para pedagang asongan yang sebelumnya biasa berjualan di Stasiun Prujakan Kota Cirebon itu bahkan tetapn menunggu selama dua jam lebih. Hal itu dilakukan karena mereka menunggu hasil pembicaraan antara anggota dewan dengan pihak PT KAI.
Massa tiba di kantor PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka berorasi meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon untuk mengijinkan para pedagang asongan tetap berjualan.
Sementara itu, kedatangan para pedagang itu langsung diterima sejumlah Managemen PT. KAI Vice Manager DAOP 3 Cirebon Wawan Ariyanto SE, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno dan anggota dewan dari Komisi A Sumardi dan melakukan dialog menyampaikan tuntutannya.
Dari Hasil Dialog yang dilakukan, PT.KAI Tetap melarang para pedagang asongan untuk tidak berjualan di Kereta Api dan Stasiun dengan alasan untuk memberikan kenyamanan penumpang Kereta Api.
Kekecewaan massa dengan hasil dialog tersebut membuat massa marah dan ratusan pedagang asongan langsung melakukan aski memblokir rel kereta api yang ada di jalan Kartini kota Cirebon , aksi hanya dilakukan beberapa menit saja dikarenakan aparat kepolisian dan Brimob Detacement C Jabar melakukan pendekatan kepada pedagang asongan untuk tidak melakukan aksi tersebut.
massa pun beralih melakukan aksinya di alun-alun kejaksan kota Cirebon dan para perwakilan dari pedagang asongan pun kembali melakukan dialog dengan DPRD Kota Cirebon.(Jums-CR)
Para pedagang asongan yang sebelumnya biasa berjualan di Stasiun Prujakan Kota Cirebon itu bahkan tetapn menunggu selama dua jam lebih. Hal itu dilakukan karena mereka menunggu hasil pembicaraan antara anggota dewan dengan pihak PT KAI.
Massa tiba di kantor PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka berorasi meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon untuk mengijinkan para pedagang asongan tetap berjualan.
Sementara itu, kedatangan para pedagang itu langsung diterima sejumlah Managemen PT. KAI Vice Manager DAOP 3 Cirebon Wawan Ariyanto SE, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Edi Suripno dan anggota dewan dari Komisi A Sumardi dan melakukan dialog menyampaikan tuntutannya.
Dari Hasil Dialog yang dilakukan, PT.KAI Tetap melarang para pedagang asongan untuk tidak berjualan di Kereta Api dan Stasiun dengan alasan untuk memberikan kenyamanan penumpang Kereta Api.
Kekecewaan massa dengan hasil dialog tersebut membuat massa marah dan ratusan pedagang asongan langsung melakukan aski memblokir rel kereta api yang ada di jalan Kartini kota Cirebon , aksi hanya dilakukan beberapa menit saja dikarenakan aparat kepolisian dan Brimob Detacement C Jabar melakukan pendekatan kepada pedagang asongan untuk tidak melakukan aksi tersebut.
massa pun beralih melakukan aksinya di alun-alun kejaksan kota Cirebon dan para perwakilan dari pedagang asongan pun kembali melakukan dialog dengan DPRD Kota Cirebon.(Jums-CR)









Tidak ada komentar
Posting Komentar