Korban Banjir Mulai Terserang Penyakit Gatal
Kab Cirebon (89,2 CR) - Korban banjir di Kabupaten Cirebon bagian timur mulai terserang berbagai penyakit. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon menunjukkan penyakit gatal-gatal dan pegal mendominasi keluhan korban banjir yang memeriksakan diri ke Posko Kesehatan Pengungsi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni, mengatakan, dari jumlah keluhan korban banjir yang datang ke posko, gatal-gatal menempati urutan pertama. Keluhan selanjutnya berupa masalah otot, seperti pegal-pegal dan nyeri.
" Sebagian besar mengeluh gatal-gatal, kalau lainnya pegal, nyeri dan lainnya, " kata Eni di ruangannya, Jum'at (2/3/18).
Warga yang paling banyak memeriksakan kesehatan ada di dua kecamatan yaitu Pasaleman dan Ciledug. Tercatat Di Kecamatan Pasaleman ada 1.003 warga yang memeriksakan diri. Kecamatan Ciledug sekitar 1.258 warga yang sudah memeriksakan diri.
Dinkes Kabupaten Cirebon mendirikan lebih banyak posko kesehatan di Kecamatan Pasaleman dan Ciledug yang paling parah terkena dampak banjir. Masing-masing kecamatan didirikan tujuh posko kesehatan untuk penyintas banjir.
" Kami dirikan banyak posko untuk menampung korban banjir yang memeriksakan kesehatan. Posko dibuka sampai dua pekan, khawatir ada penyakit lain seperti diare dan lainnya, " tambah Eni.
Sesuai dengan instruksi Plt Bupati Cirebon Selly Gantina. Posko kesehaan akan terus melayani warga terdampak hingga dua minggu ke depan. Eni juga memastikan obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya terpenuhi dengan baik.









Tidak ada komentar
Posting Komentar