Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Kenalkan Varietas Bibit Unggul Tahan Hama Wereng
Kab Cirebon (89,2 CR) - Panen raya di sejumlah daerah sudah terlaksana. Kecamatan Gunung Jati Desa Sambeng dan Desa Buyut telah melakukan Demerea untuk uji-coba benih unggul verietas PAK TIWI dan Inpari 33. Pelaksanaan ini atas saran dari UPT Dinas Pertanian Kecamatan Gunung Jati dan usul dari Menteri Pertanian juga.
Menurut penyuluh Pertanian Teknis, Carwidi, hasil tanam dengan benih PAK TIWI dan Inpari 33 berbeda dengan hasil dari benih Muncul. Masa tanamnya juga lebih cepat dan tahan terhadap hama wereng. UPT Dinas pertanian sedang berusaha mendorong para petani memakai benih varietas PAK TIWI dan Inpari 33. Pasalnya disalah satu Desa di Kecamatan Gunung Jati yakni Desa Wanakaya, petaninya belum mau beralih ke benih unggulan itu. Sebab masih terlalu khawatir dari ketidakberhasilan benih tersebut.
Benih unggulan varietas PAK TIWI dan Inpari 33 sudah dikeluarkan sejak 2012, namun baru diaplikasikan tahun ini melalui pelaksanaan Demerea di Desa Sambeng dan Desa Buyut kecamatan Gunung Jati. Dengan luas Desa Sambeng 10 Hektar dan Desa Buyut 16 hektar.
"Hasil panen dari benih PAK TIWI di Desa Sambeng dengan luas 10 Hektar yakni sekitar 9 ton, sedangkan di Desa Buyut mencapai 11,5 ton hasil dari benih varietas Inpari 33", ujar Carwidi, Jumat (06/04/2018).
Menurut penggarap, Darmadi, pertama kalinya menggunakan benih PAK TIWI, hasil panen sekarang bertambah dari pada tahun kemarin, padinya berisi lebih banyak dan tahan terhadap hama wereng.









Tidak ada komentar
Posting Komentar