Nelayan Bungko Lor Gelar Tradisi Nadran
Kab Cirebon (89,2 CR) - Ribuan warga dan nelayan di Desa Bungko Lor, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon menggelar tradisi pesta laut atau biasa disebut Nadran, Senin (30/4/18). Tradisi Nadran merupakan adat istiadat para nelayan di pesisir Pantai Utara Jawa Barat Cirebon sebagai wujud rasa syukur hasil tangkapan ikan di laut.
Menurut Kepala Kepala Disbudparpora Kabupaten Cirebon Hartono, Nadran di Desa Bungko Lor rutin dilaksanakan setiap tahun dan diikuti ribuan masyarakat nelayan setempat. Di Kabupaten Cirebon ada 21 perayaan Nadran dari mulai perairan laut Bungko sampai ke Losari.
"Di Kabupaten Cirebon yang sebagian besar daerahnya di pinggir laut, banyak sekali mengadakan Nadran termasuk di Desa Bungko Lor. Ini bukti Kabupaten Cirebon kaya akan tradisi dan masih mempertahankan hingga sekarang, " katanya kepada awak media, Senin (30/4/18).
Meski tanpa bantuan dari Pemerintah Kabupaten Cirebon, namun perayaan Nadran ini tetap meriah, dana bersumber dari sumbangan masyarakat dan para donatur yang ikut memeriahkan hajat para nelayan ini.
"Memang hanya ada tujuh kegiatan Nadran yang tercover dana APBD tapi kami bangga, masyarakat mandiri bisa menyelenggarakan kegiatan ini dengan di banyak hiburan khas Cirebon, " imbuhnya.
Sementara itu Kuwu Desa Bungko Lor H. Moh. Carkim mengatakan, Tradisi Nadran ini sudah dilaksanakan sejak ratusan tahun lalu secara turun-temurun. Kata nadran sendiri menurut sebagian masyarakat berasal dari kata Nazar, yang mempunyai makna dalam agama Islam.
Dirinya berharap usai acara Nadran, hasil tangkapan ikan nelayan di Desa Bungko Lor semakin banyak sehingga kehidupan semakin makmur dan meningkatkan perekonomian masyarakat Bungko Lor.









Tidak ada komentar
Posting Komentar