TKW Asal Cirebon Lolos Hukuman Mati, Kini Kembali Ke Rumah
Kab Cirebon (89,2 CR) - Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Desa Buntet Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon Masamah Binti Raswa, 31 sudah kembali ke rumah dengan selamat. Sebelumnya Masamah telah dibebaskan dari hukuman mati di Arab Saudi. Kepulangannya diantar pejabat dari Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI), Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon dan sejumlah instansi lainnya.
Ayah kandung Masamah, Raswa mengaku kepulangannya sudah sejak sehari yang lalu, hanya saja karena perjalanan jauh, anaknya belum bisa menemui sanak saudara. Namun demikian sejumlah keluarga dan tetangga menjenguk kondisi Masamah yang lolos dari hukuman mati.
“Sebenarnya semalam Masamah mau mampir-mampir ke rumah saudara dan tetangga. Tapi karena masih lelah, habis menempuh perjalanan jauh. Masamah langsung ke rumah. Sehingga para tetangga yang memilih untuk ke sini,” ujar ayah kandung Masamah, Minggu (1/4/18).
Raswa mengaku sangat bersyukur atas kepulangan putrinya ini. Terlebih, ia sempat khawatir adanya informasi keputusan hukuman mati untuk anak ke enamnya tersebut. Dirinya yakin putrinya yang turut tidak bersalah.
“Saya selalu berdoa dan yakin anak saya akan bebas. Walaupun banyak yang bilang, Masamah mau dihukum mati,” kata Raswa.
Raut bahagia juga terpancar dari wajah Masamah. Ia akhirnya bisa berkumpul dengan keluarganya, setelah lebih dari delapan tahun berada di Timur Tengah.
Menurut Masamah, sosok yang paling dirindukan adalah ibunya, kemudian putrinya yang sekarang sudah duduk dibangku SMA, padahal pada saat ditinggalnya masih bersekolah SD.
“Paling kangen sama ibu, apalagi ibu sekarang sakit stroke, terus anak saya, kaget sudah besar aja dulu masih kecil waktu ditinggal, " tuturnya.
Masamah merupakan salah satu TKW yang berhasil lolos dari hukuman mati. Masamah dituduh membunuh anak majikan. Masamah dibebaskan, setelah keluarga korban memaafkan dan membebaskan Masamah dari segala tuduhan.









Tidak ada komentar
Posting Komentar