PMI Kota Cirebon, Biaya Pengolahan Darah Capai 360 Ribu Per Kantong
Kota Cirebon (89,2 CR) Stok darah di UTD Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cirebon berangsur-angsur stabil, pasalanya tiap mobile unit yang dikerahkan ke berbagai instansi maupun kampus mencukupi dari kebutuhan darah di UTD PMI setempat.
Kepala UTD PMI Kota Cirebon Sugianto Suhana mengatakan, bulan-bulan ini donor darah sudah menjadi trend pola hidup sehat bagi masyarakat Kota Cirebon, khususnya di instansi maupun kampus-kampus.
"Bulan September bagus stoknya, hari ini aja sudah mencukupi, soalnya tiap hari kan ada agenda mobil unit, dan masyarakat yang donor darah di UTD juga sudah lumayan," tutur Sugianto ketika diwawancara awak media, Senin (01/10/18).
Menurutnya, meskipun darah mencukupi, jika darah tersebut tidak terpakai, maka darah akan menjadi limbah. Dengan demikian, hal itu salah satu beban bagi PMI. Pasalnya biaya untuk pengolahan darah cukup mahal, yakni 360 per labu/kantong.
Ia menambahkan, yang membuat mahal pengolahan darah di antaranya bahan ragen yang mahal, tube/kantong terbuat dari impor dan juga biaya lainnya. [Nla]









Tidak ada komentar
Posting Komentar