Gagal Panen Karena Banjir, Petani Wanakaya Harapkan Asuransi
Kab Cirebon (89. 2 CR) - Banjir beberapa Minggu silam sawah terancam Puso atau gagal panen, di Desa Wanakaya Blok Sembung, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. 101 hektare sawah rusak akibat curah hujan tinggi sehingga bendungan sungai Condong dan Pekik meluap kepemukiman warga dan ratusan lahan sawah terendam.
Dari satu musim tanam padi, bencana banjir sudah terjadi empat kali, Kerugian sawah yang terkena puso ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Namun pihak Dinas Pertanian sudah menyiapkan asuransi sebagian lahan sawah sebelum kerusakan terjadi, untuk para petani yang mendaftarkan diri mengikuti asuransi tersebut.
Carwidi mengatakan, petani yang mendapatkan asuransi akan ada ganti, maksimal luas sawah dua hektare untuk petani, namun tidak semua petani mendapatkan asuransi itu. Dinas Pertanian memberi asuransi hanya 38 hektare dan dibagi perpetani. Tentu asuransi itu belum cukup untuk menggantikan modal petani seluruhnya dan nominal asuransi sendiri belum bisa dipastikan.
“Solusi sementara hanya asuransi itu, jadi saya kasihan dengan petani. Asuransi yang didapatkan juga
tidak mencukupi untuk kerugian sawah di wilayah Desa Wanakaya dan tidak semua petani juga mendapatkan asuransi itu”, tutur Carwidi selaku penyuluh UPT Kecamatan Gunung Jati, Senin (26/03/2018).
Upaya sementara tim UPT pertanian kecamatan gunung jati dan warga setempat melakukan Replanting, yakni penanaman tanaman padi yang tidak rusak ditanam kembali, dengan harapan bisa menghasilkan padi, meskipun tidak semuanya. Untuk mengulang tanam dari bibit padi sudah tidak memungkinkan karena kehabisan bahan baku bibit padi.









Tidak ada komentar
Posting Komentar