Masuki Bulan Rajab, Situs Makam Syekh Dzatul Kahfi Dipenuhi Peziarah
Kab Cirebon (89,2 CR) - Cirebon merupakan daerah yang punya segudang wisata sejarah, salah satu yang paling tua di Cirebon adalah situs Makam Syekh Dzatul Kahfi. Makam tersebut berada di kompleks pemakaman Gunung Jati. Syekh Dzatul Kahfi yang bernama asli Idholfi Mahdi atau Syekh Nurjati. Situs Makam Syekh Dzatul kahfi merupakan situs tertua di Kabupaten Cirebon, Kecamatan Gunung Jati. Umur situs tersebut kurang lebih 700 tahun.
“Syekh Maulana Dzatul Kahfi adalah pendahulu Wali Songo di Tanah Cirebon, beliau juga menjadi guru dari ibu Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah serta guru dari Sunan Gunung Jati sendiri,” Tutur Nasir, selaku pengurus Situs Makam Syekh Dzatul Kahfi, Kamis (22/03/2018).
Syekh Dzatul Kahfi juga merupakan pendiri pesantren pertama kali di Pulau Jawa. Murid pertama beliau adalah putra dan putri Prabu Siliwangi, yaitu Pangeran Walang Sungsang (H. Abdul Iman) dan Nyimas Ratu Rorosantang atau nama islamnya Hj. Nyimas Syarifah Muda’im. Setelah itu ada raja dari Arab mempersunting Nyimas Hj. Syarifah Muda’im, dari pernikahannya dikaruniai dua orang putra. Yang pertama Syarif Hidayatullah dan Syarif Nurullah. Ayah dari Sunan Gunun Jati adalah keturunan dari Bani Hasyim atau keturunan yang ke-20 dari Nabi Muhammad SAW.
“Makam dibuka pada hari Senin, Kamis dan Jumat, tetapi tidak boleh sembarang orang yang masuk, hanya orang tertentu yang boleh masuk yaitu kuncen dari makam atau pengurus makam Syekh Dzatul Kahfi,” tutur Nasir.
Pada hari Senin dan Kamis dibuka sehabis sholat shubuh untuk membersihkan bunga-bunga yang sudah kering. Sedangkan hari Jumat dibuka untuk berziarah sehabis sholat Jumat. Untuk kapasitas jumlah ziarah dari tahun ke tahun meningkat, kisaran ratusan ribu hingga jutaan di bulan peziarah yaitu bulan Syawal, Mulud, Rajab dan Roah.









Tidak ada komentar
Posting Komentar