BBWS Kota Cirebon MoU Bioenginering Di Beberapa Daerah Wilayah III Cirebon
Kota Cirebon (89, 2 CR) - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kota Cirebon, terus berupaya memelihara Sumber Daya Air (SDA) dan Pemeliharaan saluran air di sungai maupun pantai, di Wilayah III Cirebon sudah ada penanganan, kini beberapa diantaranya sudah melalui MoU (Memorandum of Understanding).
Kasi Operasi dan Pemelihara (OP) BBWS Kota Cirebon, Agus Anjatmoko mengatakan, bahwa secara garis besar, mengenai MoU sudah ada laporannya untuk pemeliharaan, yakni diantaranya MoU BBWS Cimanuk dengan Kota Cirebon dan Kuningan. Kemudian dengan bencana banjir yang melanda di Cirebon Timur juga sudah ada MoU, namun dirinya tidak tahu persis mengenai MoU tersebut, hanya ada laporan saja. pasalnya belum masuk ke notulen.
"Penanganan kemarin itu ada MoU-nya di Pak Kabid, sebenarnya ada, cuman saya belum dinotulenkan," ujar Kasi Agus ketika diwawancara CR, Kamis (24/05/18).
Masih kata Agus, salah satu MoU untuk penanganan sementara itu dengan cara Bioengineering. Dengan metode pemasangan bambu dan tumpukan pasir atau batu dipinggiran sungai, semakin lama bambu itu akan tumbuh, sehingga menjadi asri kembali dan bisa menahan luapan air sungai. Bioengineering juga sudah dilakukan sekitaran sungai Di jalan Pagajahan tahun 2017.
Ada juga untuk penanganan sementara yakni dengan metode Sistem Urug Penguatan Wadah (SUPW) diwilayah yang terkena banjir atau jebolnya tanggul sungai.
"Mungkin kalo pemeliharaan di wilayah kota Cirebon sendiri, itu kan ada beberapa yang sudah dilaksanakan, sebetulnya enaknya ngobrol dengan PPK-nya saja atau Pelaksana Teknik," imbuhnya. [Nla]









Tidak ada komentar
Posting Komentar