Debat Publik Kedua Paslon Pilwakot Cirebon Berlangsung Sengit, OKE Serang Kinerja PASTI
Kota Cirebon (89,2 CR) - Debat Publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon antara pasangan urut No 1 Bamunas Setiawan Budiman - Effendi Edo dan Nashrudin Azis - Eti Herawati yang di selenggarakan KPU bertempat di salah satu hotel di jalan Kartini cukup hangat. Tema persoalan lingkungan hidup, sumber daya alam, energi dan ketahanan pangan dan kelautan (pemberdayaan nelayan).
Dari pantauan selama berjalannya debat publik, kedua pasangan calon saling serang terkait persoalan yang menjadi tema debat. Pasangan calon No 1 berulang kali mengkritisi bahwa kinerja pasangan calon No 2 yang kebetulan petahana tidak maksimal dan cenderung tidak berkembang. Pasangan calon No 2 sendiri menyampaikan bahwa kenapa mencalonkan diri kembali sebagai Kepala Daerah karena ingin menyelesaikan pekerjaan yang belum maksimal di masa jabatan sebelumnya.
Dalam acara tersebut terlihat juga moderator berulang kali menyampaikan kepada para pendukung pasangan calon agar tertib. Pasalnya saat pasangan calon menyampaikan jawaban, kedua pendukung saling berteriak sehingga mengganggu jalannya acara.
Menurut ketua KPU Kota Cirebon Emirzal Hamdani, jumlah pendukung pasangan calon tidak dikurangi bahkan waktu pelaksanaan sempat diundur. Sayangnya selama berjalannya debat kedua pendukung tidak bisa menjaga ketertiban.
" Moderator hampir sering menyampaikan agar tertib bahkan hadir KPU Jawa Barat yang mengeluh soal ketertiban, padahal saat debat publik calon Gubernur dan Wakil Gubernur dengan masa yang banyak sampai seribu orang bisa tertib, ini akan menjadi bahan evaluasi kami, " kata Emirzal usai acara, Rabu (9/5/18).
Debat publik yang kedua ini akan menjadi bahan evaluasi debat yang ketiga nanti. Hasilnya akan di tentukan setelah KPU kembali melaksanakan rapat bersama pasangan calon dan tim kampanye. Termasuk apakah saat debat publik ketiga nanti pendukung pasangan calon diperbolehkan hadir atau tidak.
" Kami nanti rapat kembali dengan kedua tim dan pasangan calon, keputusannya nanti seperti apa kita lihat nanti," imbuhnya.
Terkait adanya sedikit keributan di luar usai pelaksanaan debat, Emir mengaku itupun akan menjadi bahan evaluasi KPU. Dirinya menegaskan pelaksanaan debat sengaja disiarkan langsung melalui tv lokal agar masyarakat bisa melihat langsung visi dan misi kedua pasangan. Jika kondisi saat debat tidak tertib, khawatir masyarakat tidak bisa menyimak apa Yang di sampaikan para pasangan calon ini.









Tidak ada komentar
Posting Komentar