Header Ads


TNI, Polri Dan Pemkot Gelar Deklarasi Anti Hoax

Kab Cirebon (89,2 CR) - Jajaran TNI-Polri bersama Pemkot Cirebon menggelar Deklarasi Anto Hoax bertempat di Mako Brimob Den C Polda Jabar, Jum'at (18/3/18). Deklarasi ini sebagai aksi perang melawan hoax atau berita palsu yang meresahkan masyarakat, menganggu ketentraman dan bisa memecah belah bangsa.

Danrem 063 / SGJ Kolonel Inf Veri Sudijanto Sudin dalam sambutannya mengatakan, masyarakat harus bisa memanfaatkan Media Sosial dengan cerdas, jangan sampai disalahgunakan apalagi menyebabkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Ada kata “One Klik Killer” artinya sekali menekan tombol enter atau yes “Klik” sudah beredar berita tersebut ke seluruh dunia, sedangkan yang menyebarkan tidak mencari tahu apa itu benar atau tidak.

"Hati-hati, one klik killer, satu kali klik langsung menyebar, masyarakat harus bijak dalam membaca informasi, jangan asal sebar, cari tahu dulu apakah benar informasinya atau tidak jelas. Kalau meragukan mending tidak menyebarkan," ungkapnya.

Oleh sebab itu perang terhadap hoax harus didukung masyarakat, TNI dan Polri  anti terhadap Hoax, apabila ada berita-berita yang tidak perlu dishare, langsung dihapus atau apabila suda tersebar ke anggota keluarga harus diberikan pemahaman secara bijak bahaya hoax tersebut.

"Mari TNI Polri dan masyarakat perang terhadap Hoax. Apapun yang berkaitan dengan informasi bohong apalagi sampai memecah belah bangsa, laporkan akunnya, akan kami tindak tegas pelakunya," tegasnya.

Sementara itu Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB mengatakan, pihaknya sudah memiliki tim cyber yang bertugas patroli di dunia maya. Sampai dengan saat ini belum ada akun media sosial di Kota Cirebon yang terindikasi menyebarkan hoax, namun demikian pihaknya akan menindak tegas siapapun yang menyebarkan hoax, apalagi saat momen Pilkada serentak di Kota Cirebon dan Jawa Barat.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.